Studi Literatur: Pengaruh Organizational Agility terhadap Kinerja Organisasi
Keywords:
Organizational Agility, Kinerja Organisasi, Leadership Agility, Workforce Agility, Dynamic Capability, KomunikasiAbstract
Literature review ini bertujuan untuk menganalisis peran Organizational Agility (OA) dalam meningkatkan kinerja organisasi pada berbagai sektor, termasuk layanan bandara, perusahaan manufaktur, dan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review melalui pencarian artikel pada Google Scholar, PubMed, dan EBSCO dengan kata kunci “organizational agility”, “organizational performance”, “leadership agility”, dan “workforce agility”. Dari 13 artikel yang ditemukan, 4 artikel memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan. Hasil review menunjukkan bahwa OA dipengaruhi oleh leadership agility, workforce agility, dynamic capability, dan faktor komunikasi sebagai moderator. Selain itu, OA berperan signifikan dalam meningkatkan nilai perusahaan, keunggulan bersaing, serta kinerja operasional. Temuan ini menegaskan bahwa OA merupakan kapabilitas strategis yang diperlukan untuk mempertahankan daya saing di era bisnis yang dinamis
References
Aprecia, M. T., Adriani, Z., & Lubis, T. A. (2025). Kinerja UMKM didukung oleh organizational agility: Keunggulan kompetitif sebagai variabel intervening. Jurnal Manajemen, 14(3), 1157–1168.
Ayra, N. H., & Santosa, B. S. (2025). Pengaruh budaya manajemen risiko rantai pasok terhadap kinerja organisasi melalui re-engineering, agility, kolaborasi, dan kapabilitas operasional. Jurnal Manajemen Rantai Pasok, 14(1), 45–60.
Doz, Y., & Kosonen, M. (2021). Fast strategy: How strategic agility will help you stay ahead of the game. Pearson Education.
Hamzah, R., Pratama, M., & Yusuf, A. (2025). Absorptive capacity, organizational innovation, and strategic agility in improving organizational performance in the hospitality industry. Jurnal Manajemen Perhotelan, 7(2), 112–128.
Jaelani, D. (2021). Pengaruh organizational agility perusahaan dan budaya organisasi terhadap nilai perusahaan. Jurnal Manajemen, 4(3), 1–9.
Jurnal Ilmiah MEA. (2025). The role of dynamic capability and organizational agility in improving MSMEs’ performance. JIMEA: Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 9(2), 472–499.
Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (2001). The strategy-focused organization: How balanced scorecard companies thrive in the new business environment. Harvard Business School Press.
Rismawati, D., Syahrial, H., & Putri, L. (2025). Strategic agility dan pemanfaatan teknologi digital terhadap kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 9(1), 33–47.
Sumartiningsih, M. S., & Prasetyo, Y. E. (2019). Literature review: Pengaruh cognitive behavior therapy terhadap posttraumatic stress disorder akibat kekerasan pada anak. Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 5(2), 167–176. https://doi.org/10.17509/jpki.v5i2.17429
Tallon, P. P., & Pinsonneault, A. (2011). Competing perspectives on the link between strategic information technology alignment and organizational agility. MIS Quarterly, 35(2), 463–486.
Teece, D. J. (2007). Explicating dynamic capabilities: The nature and microfoundations of (sustainable) enterprise performance. Strategic Management Journal, 28(13), 1319–1350. https://doi.org/10.1002/smj.640
Tobing, J., Sihombing, E., & Harahap, R. (2022). Networking capability, business process agility, dan kinerja perusahaan konstruksi. Jurnal Administrasi Bisnis, 21(4), 416–431.
Wijaya, A., Khair, H., & Pasaribu, F. (2023). Pengaruh leadership dan workforce agility terhadap organizational agility dengan communication sebagai variabel intervening. Jurnal Manajemen, 12(3), 1–15.
