ANALISIS KEBIJAKAN SEKOLAH ADIWIYATA JENJANG SMP DI KABUPATEN TANAH LAUT DALAM PERSPEKTIF KEWARGANEGARAAN EKOLOGIS
Abstract
Krisis lingkungan menuntut pendidikan kewarganegaraan bergerak melampaui batas formal negara menuju pembentukan tanggung jawab ekologis, termasuk melalui kebijakan sekolah. Penelitian ini menganalisis kebijakan Sekolah Adiwiyata jenjang SMP di Kabupaten Tanah Laut dalam perspektif kewarganegaraan ekologis, sekaligus menilai kesenjangan antara regulasi dan praktik pembentukan karakter di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan melalui analisis dokumen terhadap regulasi daerah dan panduan teknis, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk memetakan tema-tema nilai tanggung jawab dan keadilan lingkungan. Hasil menunjukkan kebijakan Adiwiyata di tingkat daerah dan sekolah cenderung teknokratis-administratif, sehingga sekolah lebih terdorong memenuhi indikator fisik dan kelengkapan dokumen dibanding menumbuhkan kesadaran ekologis yang kritis dan berkeadilan. Pada ranah implementasi, siswa umumnya mampu menjalankan praktik prosedural seperti pemilahan sampah, namun pemahaman mengenai dimensi keadilan lingkungan, tanggung jawab global, dan partisipasi kritis masih terbatas. Temuan ini menegaskan adanya implementation gap antara tujuan ideal kebijakan dan praktik pendidikan lingkungan di sekolah. Rekomendasi utama adalah menggeser pelaksanaan Adiwiyata dari orientasi kepatuhan menuju pendekatan whole school approach yang mengintegrasikan kurikulum, budaya sekolah, pengelolaan sarana-prasarana, kemitraan masyarakat, serta penguatan kapasitas guru agar pembelajaran lingkungan bersifat kritis dan transformatif.
