About the Journal

JAKIM

JAKIM: Jurnal Abdi, Kreasi, dan Inovasi Masyarakat merupakan jurnal nasional yang bersifat open access dan memuat hasil kegiatan pengabdian serta pemberdayaan masyarakat oleh dosen, mahasiswa, maupun praktisi. Jurnal ini menjadi wadah publikasi penerapan berbagai bidang ilmu secara multidisiplin, meliputi bidang pendidikan, teknik, pertanian, ekonomi, sosial humaniora, komputer, dan kesehatan.

JAKIM terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Mei dan Desember. Setiap naskah yang diterbitkan menjalani proses penelaahan sejawat (peer-review) dengan sistem double-blind review untuk menjamin kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

JAKIM mengikuti Pedoman Etika Publikasi dari Committee on Publication Ethics (COPE) serta standar etika akademik yang ditetapkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi / BRIN. Penulis, editor, dan reviewer wajib menjunjung tinggi integritas ilmiah, objektivitas, dan transparansi dalam seluruh proses penerbitan naskah.

Frekuensi Terbit

2 kali setahun (Mei dan Desember)

Bahasa Publikasi

Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris

Open Access

Jurnal ini mengadopsi kebijakan akses terbuka penuh, yang berarti seluruh artikel dapat diunduh dan dibaca secara gratis.

e-ISSN

XXXX-XXXX

Scope

JAKIM: Jurnal Abdi, Kreasi, dan Inovasi Masyarakat menerima artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ruang lingkup publikasi bersifat multidisiplin, mencakup bidang-bidang berikut:

  • Pendidikan – kegiatan peningkatan literasi, pelatihan, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kapasitas guru, siswa, dan masyarakat dalam konteks pendidikan formal maupun nonformal.
  • Teknik – penerapan teknologi tepat guna, rekayasa peralatan, sistem energi, dan inovasi teknik untuk mendukung produktivitas masyarakat.
  • Pertanian – pengembangan sistem pertanian berkelanjutan, teknologi budidaya, pengolahan hasil pertanian, serta pemberdayaan petani dan kelompok tani.
  • Ekonomi – penguatan ekonomi kreatif, kewirausahaan, UMKM, manajemen keuangan masyarakat, dan strategi pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
  • Sosial dan Humaniora – pemberdayaan sosial, penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan budaya lokal, dan peningkatan kesadaran sosial-humanistik.
  • Komputer dan Teknologi Informasi – penerapan sistem informasi, digitalisasi layanan publik, literasi digital, dan pengembangan aplikasi berbasis kebutuhan masyarakat.
  • Kesehatan – promosi kesehatan, peningkatan perilaku hidup sehat, layanan kesehatan masyarakat, dan inovasi di bidang kesehatan lingkungan dan klinis.